Friday, October 7, 2016

Membuat Produk Kerajinan dari Bahan Lunak


Membuat Produk Kerajinan dari Bahan Lunak


Setelah Anda mempelajari dan mengerjakan latihan kerja pada materi produksi kerajinan tanah liat dan materi produksi kerajinan busana dari bahan alami, maka diharapkan anda dapat mempraktikkan pengetahuan tersebut pada sebuah produk kerajinan.

1. Membuat produk kerajinan dari tanah liat


Pada materi produksi kerajinan dari tanah liat, kamu telah mempelajari proses pembuatan karya kerajinan tanah liat berupa keramik. Pada materi kali ini, kamu diharapkan dapat membuat produk kerajinan dari tanah liat berupa benda keramik atau benda kerajinan lainnya yang sejenis. Apabila bahan dan alat yang dibutuhkan tidak terdapat di daerahmu, bersama guru diharapkan mencari alternatif lain sehingga kompetensi membuat produk kerajinan dari bahan lunak tanah liat atau yang sejenis dapat terlaksana dengan baik.

a. Membuat produk kerajinan teknik cetak tekan

Buatlah produk kerajinan dari tanah liat dengan menggunakan teknik cetak tekan. Sebaiknya kamu membuat sendiri benda modelnya, namun apabila tidak memungkinkan, kamu dapat menggunakan karya atau benda lain untuk model (misalnya topeng kayu atau relief kayu yang ada di sekitarmu).

Lakukan langkah-langkah sesui prosedur berikut ini.
  • Buatlah sketsa/rancangan karya yang akan dibuat.
  • Siapkan tempat, peralatan, dan bahan.
  • Gunakan peralatan keselamatan kerja.
  • Operasikan peralatan sesuai prosedur.
  • Lakukan pembuatan model, atau mengambil karya atau benda lain yang sudah ada.
  • Lakukan pembuatan cetakan.
  • Lakukan proses pencetakan.
  • Lakukan finishing terhadap karya tersebut.
  • Bersihkan ruang dan peralatan.

b. Membuat produk kerajinan teknik cetak tuang

Buatlah sebuah produk kerajinan dari bahan tanah liat dengan proses pembentukan teknik cetak tuang.
  • Manfaatkanlah informasi dari hasil observasi dan wawancara atau berdasarkan hasil pengamatan sumber/referensi yang kamu dapatkan, dalam mendesain karya.
  • Siapkan benda model yang akan dicetak (benda model dapat dibuat sendiri atau mengambil benda model yang sudah jadi).
  • Perhatikan karakteristik bentuk dan teknik pembuatannya.
  • Siapkan peralatan dan bahan untuk praktik mencetak.
  • Gunakan peralatan keselamatan kerja sesuai prosedur kerja.
  • Lakukan pembuatan karya.
  • Buatlah portofolio yang memuat semua tugas meliputi sketsa-sketsa karya, foto-foto proses berkaryamu yang bisa dijadikan sebagai sebuah buku kerja yang menarik dan artistik.
  • Buatlah laporan proses berkarya secara lengkap mencakup: perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian proses berkarya.
2. Membuat produk kerajinan busana dari bahan alami

Pada materi produksi kerajinan busana dari bahan alami, kamu telah mempelajari proses pembuatan karya kerajinan busana dari bahan alami berupa rompi. Pada materi kali ini, kamu diharapkan dapat membuat produk kerajinan dari bahan alami berupa pakaian atau busana lainnya disesuaikan dengan ciri khas daerah masing-masing. Apabila bahan dan alat yang dibutuhkan tidak terdapat di daerahmu, bersama guru diharapkan mencari alternatif lain sehingga kompetensi membuat produk kerajinan busana dari bahan alami dapat terlaksana dengan baik.

Buatlah produk kerajinan busana dari bahan alami dengan langkah-langkah berikut ini.
  • Buatlah desain terlebih dahulu.
  • Tentukan dan siapkan bahan yang digunakan.
  • Tentukan dan siapkan alat yang akan digunakan.
  • Siapkan tempat, peralatan, dan bahan.
  • Gunakan peralatan keselamatan kerja.
  • Operasikan peralatan sesuai prosedur.
  • Siapkan pola gambar.
  • Lakukan proses kerja sesuai prosedur.
  • Buatlah hiasan supaya lebih menarik. 
  • Bersihkan ruang dan peralatan.

3. Membuat kemasan produk kerajinan

Setelah karya kerajinan dari bahan lunak selesai kamu buat, langkah selanjutnya adalah membuat kemasan untuk produk tersebut.

Lakukan langkah-langkah membuat kemasan:
  • Buatlah desain terlebih dahulu.
  • Tentukan dan siapkan bahan yang digunakan.
  • Tentukan dan siapkan alat yang akan digunakan.
  • Siapkan tempat, peralatan, dan bahan.
  • Gunakan peralatan keselamatan kerja.
  • Lakukan proses kerja sesuai prosedur.
  • Bersihkan ruang dan peralatan. 

Rangkuman Kerajinan Bahan Lunak dan Wirausaha

  1. Produk kerajinan dapat dibagi menjadi dua, yaitu produk kerajinan dari bahan lunak dan produk kerajinan dari bahan keras.
  2. Bahan produk kerajinan dibagi menjadi dua, yaitu bahan alami dan bahan buatan.
  3. Fungsi karya kerajinan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu karya kerajinan sebagai benda murni dan karya kerajinan sebagai benda pakai.
  4. Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak.
  5. Bahan lunak alami adalah bahan lunak yang diperolah dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan.
  6. Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah menjadi lunak. Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan bahan yang digunakan.
  7. Kerajinan keramik adalah karya kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah.
  8. Bahan-bahan serat alam dapat. menghasilkan kerajinan tangan yang beraneka ragam, misalnya tas, dompet, topi, alas meja, tempat lampu, dan Iain-lain. Teknik pembuatan kerajinan dari serat alam ini sebagian besar dibuat dengan cara menganyam.
  9. Kerajinan kulit adalah kerajinan yang menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah dimasak, kulit mentah atau kulit sintetis. Contohnya: tas, sepatu, wayang, dompet, dan jaket.
  10. Nilai-nilai keindahan (estetik) selaiu dikaitkan dengan kualitas karya seni yang mengandung unsur: kesatuan {unity), keselarasan (harmoni), keseimbangan (balance), dan kontras (contrast) sehingga menimbulkan perasaan haru, nyaman, nikmat, bahagia, agung, ataupun rasa senang.
  11. Motif merupakan unsur pokok sebuah ragam hias. Melalui motif, tema atau ide dasar sebuah ragam hias dapat dikenali.
  12. Motif realis ialah motif yang dibuat berdasarkan bentuk-bentuk nyata yang ada di alam sekitar seperti bentuk tumbuh-tumbuhan, bentuk hewan atau binatang, bentuk batu-batuan, bentuk awan, matahari, bintang, bentuk pemandangan alam dan Iain-lain.
  13. Motif geometris ialah motif yang mempunyai bentuk teratur dan dapat diukur menggunakan alat ukur. Contoh: bentuk segi empat, segitiga, lingkaran, kerucut, dan silinder.
  14. Pengertian dekoratif adalah menggambar dengan tujuan mengolah suatu permukaan benda menjadi lebih indah. Gambar dekoratif berupa gambar hiasan yang dalam perwujudannya tampak rata, tidak ada kesan ruang jarak jauh dekat atau gelap terang tidak terialu ditonjolkan.
  15. Motif abstrak merupakan motif yang tidak dikenali kembali objek asal yang digambarkan atau memang benar-benar abstrak karena tidak menggambarkan objek-objek yang terdapat di alam maupun objek khayalan gubahan objek alam serta tidak menggunakan unsur tulisan yang terbaca.
  16. Teknik yang dapat digunakan untuk membuat karya kerajinan dari bahan lunak antara lain membentuk, menganyam, menenun, dan mengukir.
  17. Kemasan dapat diartikan sebagai wadah atau pembungkus yang berguna mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakan-kerusakan pada bahan yang dikemas atau yang dibungkusnya.
  18. Dalam perencanaan proses produksi, diperlukan pengelolaan yang baik untuk mencapai tujuan perusahaan/industri. Sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan/industri dapat dikategorikan atas enam tipe sumber daya (6M).
  19. Pembentukan benda keramik dapat dilakukan dengan tangan langsung (handbuilt) atau dengan bantuan alat lain seperti alat putar, jigger-jolley, dan alat cetak.
  20. Proses pembuatan kerajinan rompi'dari bahan alami merupakan alternate dalam berkarya kerajinan busana. Prosedurnya meliputi: menentukan bahan, menentukan alat, membuat desain, keselamatan kerja, dan proses kerja.
  21. Produk karya kerajinan yang step dipasarkan sebaiknya dikemas dengan baik agar terlihat lebih menarik dan tahan lama.
  22. Wirausaha yang kreatif adalah wirausaha yang cepat menangkap peluang yang muncul dari suatu kondisi lingkungan di sekitarnya. Orang yang kreatif akan memandang barang yang oleh orang kebanyakan dianggap tidak berguna, menjadi sangat berguna dan mempunyai nilai jual.
Wirausaha di Bidang Kerajinan
 Kewirusahaan Kerajinan
Kewirausahaan Bahan Makanan

1 comment:

  1. Di tangan yang kreatif semua bisa menghadilkan nilai yan kang salah satu nya kerajinan dari bahan lunak ini pun sangat cantik untuk hiasan dan bisa menghasilkan rupiah apabila di jual :-)

    ReplyDelete

Note: Only a member of this blog may post a comment.